Cara Cepat Anak Lancar Membaca

Agen Abaca

Agen Abaca
Powered by Blogger.

Tips Belajar Membaca Dengan Kartu Abaca Flashcard

abaca flashcard

Salah satu kesulitan yang dialami ketika sedang belajar membaca adalah kesulitan untuk 
mengingat huruf.  Oleh karena itu coba evaluasi kembali apakah anak kita termasuk anak yang cenderung sulit untuk mengingat huruf?  Selain itu periksa kembali apakah anak kita sudah memahami dan menguasai keterampilan yang harus diketahui anak sebelum proses belajar membaca?

Untuk selanjutnya akan ada beberapa tips dari Abaca Flashcard yang perlu kita ketahui agar proses belajar membaca pada anak bisa berjalan dengan baik dan hasilnyapun bisa maksimal.

Pada dasarnya proses belajar harus kita mulai dari yang mudah kemudian beranjak naik hingga kepada persoalan yang lebih sulit dan kompleks.  Tujuannya adalah agar ekspetasi guru kepada anak  tidak menjadi berlebihan.

Ilustrasi sederhananya adalah sebagai berikut 

Kita tidak bisa mengajarkan matematika kalkulus jika anak belum menguasai aljabar. Atau kita tidak bisa mengajarkan simbol angka sebelum konsep berhitung dikuasai oleh anak.

Berikut adalah tahapan dan urutan ketrampilan yang termudah hingga tersulit yang harus diajarkan dan dikuasai anak sebelum anak memulai proses belajar membaca:
  1. Anak-anak terlebih dahulu harus kita kenalkan warna-warna dasar atau primer dan warna kompleks.  Usahakan anak-anak menguasai hal tersebut.  Warna primer contohnya adalah warna merah, kuning, hijau dan untuk contoh warna kompleks seperti abu-abu, ungu, hijau tua, hijau muda, dan lain-lain. Kita tidak mungkin mengharapkan anak yang belum dapat menguasai warna untuk menguasai simbol huruf sebab huruf melibatkan sesuatu yang abstrak sementara warna jauh lebih mudah dikuasai dibanding materi huruf.
  2. Anak harus menguasai juga tentang bentuk bidang datar, seperti lingkaran, segitiga, dan lain-lain. Jika bentuk bidang datar saja anak masih sulit menguasai apalagi huruf yang memiliki bentuk yang amat beragam dan jauh lebih kompleks dibanding bidang datar.  Oleh karena itu pahamkan anak tentang bentuk bidang datar.
  3. Lakukan tes 5 kartu di abaca setelah anak menguasai ketrampilan membedakan warna primer dan warna kompleks, serta bentuk bidang datar. Ambil 5 kartu yg ada di box 1, lalu tes pemahaman anak terhadap bentuk huruf. Jika anak masih sulit untuk menguasai 5 huruf yang diajarkan tersebut dan usianya masih di bawah 6 tahun maka kemungkinan besar anak tersebut belum benar-benar matang otaknya, sehingga anak akan kesulitan mengidentifikasi bentuk huruf yang amat beragam dan kompleks. Sebab ditemukan prosentase sekitar 4% anak usia di bawah 6 tahun yang masih belum matang otaknya sehingga mudah lupa pada huruf yang dipelajarinya. 

Menurut pakar anak Amerika, anak-anak akan bisa menguasai keterampilan membaca jika 
otaknya telah matang karena huruf adalah sesuatu yg abstrak bagi anak-anak yang otaknya belum cukup berkembang. Jika anak kita termasuk yg 4% ini maka langkah terbaik adalah menundanya hingga 4 bulan kemudian lalu tes kembali pemahamannya terhadap 5 kartu Abaca.

Hal ini ditunda sampai anak benar-benar tidak mengalami kerancuan dalam mengidentifikasi bentuk 5 huruf pertama di kartu abaca. Lalu jika anak sudah menguasainya maka tambahkan satu per satu kartu, sesuai dengan tingkat kecepatan anak menguasai materi. Jika anak lemah hafalannya, maka tambahkan materi satu huruf saja tiap pertemuan hingga anak benar-benar menguasainya. Dan penambahan hanya 1 huruf setiap anak sudah menghafal huruf-huruf yang dipelajari sebelumnya. Namun jika anak cukup cepat menguasai 5 kartu ini maka penambahan materi bisa 5 atau 6 kartu tambahan setiap anak sudah menguasai huruf yang dipelajari sebelumnya.

Sebagai tambahan informasi, anak-anak dengan kecerdasan logika tinggi umumnya dapat 
menguasai huruf jauh lebih cepat dibanding anak-anak dengan tipe kecerdasan lain (misal cerdas seni, atau bahasa, atau lainnya).Anak cerdas gambar (seni), bahasa, dan lain-lain, umumnya lebih lambat menguasai huruf dan akan matang di usia di atas 5 tahun. Untuk anak cerdas logika umumnya akan matang di usia 2 tahun.

Berilah penghargaan setiap kemajuan si kecil meskipun sedikit. Karena setiap anak berbeda dan istimewa. Berikan media yang ramah otak seperti abaca flashcard karena materinya diurutkan dari tingkat kesulitan paling rendah hingga paling sulit agar anak Enjoy saat proses belajar membaca. Selain materi yang sistematis, ABACA FLASHCARD juga memiliki berbagai macam game yang tingkat kesulitannya terukur dan terbukti sesuai dengan perkembangan anak.

Apresiasilah setiap kemajuan anak meskipun hanya sedikit

Berikut ini adalah urutan tingkat pemahaman anak terhadap materi simbol (huruf) menurut 
Professor Linda Lavine dari Cortland State University (riset dilakukan dengan sample 125 anak)
  1. Anak usia 3 tahun memiliki pemahaman huruf sekitar 86% (ditemukan sebanyak 14% anak yang belum siap belajar membaca di usia ini)
  2. Anak usia 4 tahun memiliki pemahaman huruf sekitar 92% (ditemukan sebanyak 8% yang belum siap belajar membaca)
  3. Anak usia 5 tahun memiliki pemahaman huruf sekitar 96% (ditemukan sebanyak 4% yang belum siap belajar membaca)

Artinya semakin matang usia anak maka semakin mudah menguasai huruf.  Jika anak mudah dalam menguasai huruf maka dapat dipastikan proses belajar membaca akan menjadi lebih cepat. Oleh karena itu berilah apresiasi positif jika anak mengalami perkembangan walaupun cuma sedikit. Selamat bermain sambil belajar dengan Kartu Abaca Flashcard.
Tag : Artikel
0 Komentar untuk "Tips Belajar Membaca Dengan Kartu Abaca Flashcard"

Back To Top